Deklarasi Kampanye Damai, Dua Paslon Bupati-Wakil Bupati Kudus Pawai Keliling Kota

Ketua KPU Kabupaten Kudus, Ahmad Amir Faisol dan Pj Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie memberangkatkan rombongan pawai kampanye damai untuk Pilkada Kudus tahun 2024 pada Rabu, 25 September 2024. (Nila/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Dua pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Kudus mengikuti deklarasi kampanye damai hingga pawai keliling kota mengawali tahapan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 pada Rabu, 25 September 2024 pagi.

Deklarasi Kampanye Damai yang difasilitasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) tersebut berlangsung di depan Kantor Bupati Kudus atau sisi utara Alun-alun Simpang 7 Kudus.

Hadir langsung, paslon nomor urut 1 Samani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton serta paslon nomor urut 2 Hartopo dan Mawahib bersama ratusan pendukungnya.

Bacaan Lainnya

Penjabat (Pj) Bupati bersama unsur Forkopimda Kabupaten Kudus juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sebagai bentuk komitmen kedua paslon dalam penyelenggaraan kampanye yang damai, mereka membubuhkan tanda tangannya dalam pakta integritas. Setelah itu, bersama para tamu undangan yang hadir, kedua paslon menerbangkan burung merpati putih.

Usai menerbangkan merpati, kedua paslon naik kendaraan masing-masing. Mengendarai mobil, kedua paslon bersama ratusan pendukungnya pawai keliling wilayah Kabupaten Kudus.

Pj Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie menilai bahwa deklarasi kampanye damai ini merupakan inisiatif yang baik serta luar biasa oleh KPU.

“Kami berharap proses Pilkada 27 November 2024 nanti berjalan dengan lancar, kondusif, serta menghasilkan pemimpin yang baik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kudus untuk periode 2024-2029 nanti,” ujar Hasan Chabibie usai melepas rombongan paslon pawai.

Pendukung paslon nomor urut 1, Samani-Bellinda saat mengikuti pawai kampanye damai pada Rabu, 25 September 2024. (Nila/Zonanews.id)

Demi menyukseskan pesta demokrasi tahun ini, Pj Bupati mengimbau kepada seluruh masyarakat Kudus untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) 27 November mendatang untuk menunaikan hak pilihnya.

“Perhelatan akbar pesta demokrasi ini betul-betul legitimate dengan kehadiran dari masyarakat. Kita berharap, yang datang lebih banyak dari proses Pemilu sebelumnya,” ujar Hasan Chabibie.

Lebih lanjut, pihaknya juga mengimbau kepada pihak-pihak yang wilayahnya dijadikan tempat kampanye untuk tetap menjaga kondusifitas selama proses kampanye berlangsung.