“Karena dampak PPKM dicabut, pandemi yang menuju endemi, pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik, serta respon publik atau masyarakat terkait lebaran semakin tinggi, kita lakukan ramcek kendaraan,” jelas Mahmudun.
Karena alasan tersebut, ia memperkirakan akan ada lonjakan pemudik di lebaran tahun ini. Sebab itu, ia berkoordinasi dengan pihak Dishub provinsi melakukan ramcek kendaraan sebelum lebaran, demi pemudik aman dan nyaman.
Lebih lanjut, ia mengatakan setidaknya ada 5 perusahaan otobus (PO) di Kudus yang menurunkan armadanya saat lebaran ini. Yakni PO Nusantara, Haryanto, Berlian Jaya, Shantika, hingga Pahala Kencana. Di mana akan ada ratusan unit kendaraan yang akan beroperasi nantinya.
