Pihaknya menjelaskan dalam mengarungi Pileg mendatang ada 45 bacaleg yang disiapkan. Di mana untuk kuota 30 persen perempuan telah terpenuhi, pun sektor milenial. Untuk kuota perempuan sendiri, ada 16 orang perempuan yang akan menjadi bacaleg PKS Kudus dalam Pileg 2024.
Pihaknya memastikan, bahwa semua yang terdaftar dalam bacaleg PKS Kudus adalah kader yang terbaik dan memahami tujuan PKS.
Untuk nomor urut tiap bacaleg juga telah disiapkan dengan baik. Sistem Pileg yang nantinya tertutup ataupun terbuka, semua skenario dikatakan Sayid sudah siap.
“Untuk susunan nomor urut kita sudah siap, baik diputuskan tertutup maupun terbuka,” katanya.
Di samping itu, Ketua KPU Kabupaten Kudus Naily Syarifah mengatakan bahwa sejak dibukanya pendaftaran bacaleg Pemilu 2024 pada 1 Mei 2023, baru PKS yang mendaftarkan diri pada 8 Mei 2023. Alasan mengapa partai lain belum mendaftar, pihaknya tidak tahu pasti.
“Untuk alasannya saya tidak bisa menjawab karena itu urusan internal masing-masing partai sendiri. Bisa jadi mereka mencari tanggal baik atau hari baik. Tidak tahu, yang jelas dari tanggal satu sampai delapan, beberapa partai politik sudah mengkonsultasikan pencalonannya dengan KPU Kudus,” ungkap Naily.
Pihaknya memprediksi, dalam satu minggu ke depan akan banyak partai politik yang mulai mendaftarkan para bakal calegnya. Terlebih pendaftaran caleg ditutup pada 14 Mei 2023 pukul 23.59 WIB.
“Kemungkinan dalam satu minggu ini mereka (parpol) mendaftar,” kata Naily.
Disinggung mengenai partai mana lagi yang akan mendaftar dalam waktu dekat setelah PKS, Naily bisa menjawab. Alasannya karena maksimal pelaporan pendaftaran dilakukan satu hari sebelum mendaftar. Untuk tanggal 9 Mei 2023 besok, sampai saat ini belum ada parpol yang berencana mendaftarkan bakal calegnya ke KPU Kudus.***
