“Sekarang kan daerah sedang kena efisiensi anggaran, tapi pelaksanaan Hari Jadi ke-477 akan tetap kita laksanakan dengan menggandeng pihak-pihak lain, termasuk swasta, untuk menghibur masyarakat,” ujar Jatmiko, Selasa, 30 Juni 2026.
Pihaknya membeberkan bahwa pada tahun ini, rangkaian Hari Jadi ke-477 akan dimulai pada Agustus hingga September 2026. Beberapa agenda masih dalam pembahasan, seperti sarasehan, kenduren, kirab budaya, hingga konser musik.
Tahun ini, lanjut Jatmiko, juga akan diagendakan pemecahan Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menampilkan pentas tari Lajur Caping Kalo massal di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.
“Rekor MURI nanti rencananya akan bekerjasama dengan Nojorono, kemarin sudah diawali dengan festival atau lomba tari Lajur Caping Kalo,” tuturnya.
Ia pun berharap, perayaan Hari Jadi ke-477 Kota Kudus tahun ini bisa berjalan dengan lancar. Meski pun di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah daerah akan berupaya maksimal memberikan suguhan terbaik untuk memperingati momentum sakral tersebut. ***
