“Akhirnya saya putuskan mendaftar haji pada 2018 lalu. Dan Alhamdulillah akhirnya bisa ikut berangkat tahun ini,” tambahnya penuh haru.
Kini dia mulai mempersiapkan segala sesuatunya untuk berangkat ke tanah suci. Beruntung dia cukup sehat dan tak perlu dipapah saat berjalan. Sehingga dia dirasa mampu berangkat sendiri tanpa pendamping.
“Ini saya tengah menyiapkan sambel pecel untuk dibawa ke tanah suci. Biar bisa dimakan bareng teman-teman disana. Kebetulan beberapa teman jamaah juga minta dibawakan bumbu pecel. Saya juga senang karena dari pecel ini bisa ke tanah suci,” imbuhnya.
Jumiati, anak dari Mbah Rubi mengatakan, sebenarnya ibunya itu mendaftar haji bersama dirinya dan suaminya. Namun tahun ini yang mendapatkan kesempatan berangkat haji hanya ibunya.
“Karena kondisinya cukup baik, akhirnya tetap berangkat sendiri. Semoga saja berjalan lancar,” terangnya.
Kini pihak keluarga pun membantu segala kesiapannya. Mulai dari barang yang akan dibawa maupun membantu mempersiapkan kondisi fisik Mbah Rubi’ah tersebut. Setelah mendapatkan kabar akan berangkat ke tanah suci, Mbah Rubi’ah pun diminta untuk tak berjualan dulu.
“Jualannya memang sempat berhenti saat Ramadan. Setelah lebaran sempat kembali berjualan. Tapi begitu tahu mendapatkan kabar akan berangkat haji kami minta tutup dulu biar bisa fokus mempersiapkan kondisinya terlebih dulu,” terangnya. ***
