KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memberi perhatian serius terhadap maraknya aksi gangster dan kekerasan jalanan yang melibatkan kelompok remaja di sejumlah wilayah.
Aksi tersebut dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat jika tidak segera dicegah bersama-sama.
Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan seluruh elemen masyarakat harus terlibat aktif dalam upaya pencegahan agar aksi tawuran dan kriminalitas tidak kembali terjadi di Kota Kretek.
“Jangan sampai ada lagi tawuran, tindak kriminal, maupun aktivitas negatif lainnya di Kabupaten Kudus. Ini menjadi tanggung jawab bersama supaya Kudus tetap aman dan kondusif,” kata Sam’ani, Senin, 11 Mei 2026.
Menurutnya, kelompok gangster remaja umumnya berawal dari komunitas atau perkumpulan yang kemudian berkembang menjadi tindakan meresahkan. Karena itu, pengawasan dari keluarga dan lingkungan sekitar dinilai sangat penting.
“Peran orang tua sangat menentukan. Setelah jam sembilan malam sebaiknya anak-anak dipastikan sudah di rumah dan tidak keluyuran. Jangan sampai salah pergaulan atau ikut kelompok yang merencanakan tindakan negatif,” ujarnya.
Sam’ani juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan tanda-tanda gesekan antar kelompok maupun aktivitas mencurigakan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.
“Kalau ada gejala-gejala kecil segera disampaikan agar bisa dicegah sejak awal dan tidak berkembang menjadi kejadian yang tidak diinginkan,” lanjutnya.
