Bupati Kudus: Akses Penting, Tapi Kelestarian Hutan Muria Harus Dijaga

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Bupati Kudus Sam’ani Intakoris menegaskan bahwa rencana pembukaan akses Jalan Rahtawu-Ternadi harus dilakukan secara hati-hati dan melalui kajian yang menyeluruh.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan lereng Gunung Muria tidak hanya soal membuka konektivitas, tetapi juga menyangkut kelestarian lingkungan dan kehidupan sosial masyarakat setempat.

“Kalau nanti memang mau dibuka secara penuh, harus ada kajian khusus terlebih dahulu. Apalagi sebagian jalurnya masuk wilayah Perhutani, tentu ada izin yang harus dipenuhi,” ujar Sam’ani, Selasa, 11 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Ia mengakui bahwa jalur Rahtawu–Ternadi memiliki peran penting dari sisi ekonomi dan aksesibilitas.

Dengan terbukanya jalur tersebut, mobilitas masyarakat di kawasan pegunungan Muria diharapkan semakin lancar dan mampu mendorong perkembangan sektor pariwisata serta usaha mikro.

Namun demikian, Sam’ani mengingatkan agar pembangunan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kawasan hutan.

“Akses itu memang penting untuk masyarakat, tetapi jangan sampai merusak hutan dan lingkungan. Ini yang harus benar-benar kita jaga,” tegasnya.

Selain aspek lingkungan, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga nilai sosial dan kearifan lokal masyarakat sekitar.

Ia menilai pembukaan jalan berpotensi membawa perubahan besar dalam kehidupan warga desa, sehingga perlu ada penguatan peran masyarakat agar tidak tersisih oleh arus pembangunan.