KUDUS, ZONANEWS.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus telah melakukan berbagai langkah mitigasi bencana untuk mengurangi risiko bencana alam, mengingat saat ini sudah memasuki musim penghujan.
Kepala Pelaksana Harian (Kalkhar) BPBD Kudus, Mundir menyebut, tim BPBD bersama relawan dan Desa Tangguh Bencana (Destana) telah melakukan peninjauan di beberapa lokasi yang rawan banjir, seperti di Kecamatan Undaan, Mejobo, dan Kaliwungu.
“Minggu kemarin kami susur sungai di wilayah Undaan karena di lingkungan Gang 12-13 terjadi longsor. Kami sudah melaporkan kejadian tersebut ke BBWS, yang juga sudah meninjau dan segera akan menangani masalah ini,” ungkap Mundir, Senin, 30 Desember 2024.
Mengenai upaya mitigasi banjir, BPBD Kudus juga telah menyiapkan sejumlah perahu untuk evakuasi warga yang terdampak banjir. Mundir menambahkan, BPBD Kudus kini memiliki 5 hingga 6 unit perahu untuk keperluan evakuasi.
“Selain itu, kami juga telah menyiapkan logistik untuk pengungsi. Baru-baru ini kami menerima tambahan satu unit perahu dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” ujar Mundir.
Untuk wilayah Kecamatan Jati dan Kota Kudus yang rawan banjir, BPBD Kudus telah mengembangkan infrastruktur pengendali banjir berupa kolam retensi di Dukuh Gendok, Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati.
