Sedangkan jenis rehabnya, mulai dari dari atap bangunan, ada yang digunakan untuk pembangunan los jualan, serta ada yang untuk peninggian bangunan guna menghindari genangan banjir.
“Ini termasuknya molor, kemungkinan September 2024 (mulai perbaikan),” ungkapnya.
Lebih lanjut, Harys mengungkapkan bahwa kendala teknis menjadi faktor utama pelaksanaan revitalisasi 8 pasar menjadi tersendat. Namun, pihaknya tidak menerangkan secara jelas teknis seperti apa.
“Molornya karena teknis, seharusnya Agustus 2024 kalau rencana awal,” tuturnya.
Kendati demikian, Harys memastikan bahwa penyelesaian revitalisasi pasar tradisional akan dikebut tahun ini, meski hingga saat ini belum dimulai proses perbaikan secara fisiknya. ***
