Belanja Pinter Gizine Bener, Karyawan Djarum Dibekali Rp 25 Ribu untuk Belanja Empat Sehat Lima Sempurna

Program Belanja Pinter Gizine Bener yang digagas oleh Djarum Foundation bersama Savoria bagi para karyawan PT Djarum di Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

Lebih lanjut ia menjelaskan, selain lomba belanja, kegiatan ini juga diwarnai dengan games edukatif seputar kebutuhan gizi seimbang untuk meningkatkan kesadaran hidup lebih sehat.

Sesampainya di rumah, para peserta akan diminta untuk membuat konten terkait bagaimana mereka mengolah hasil belanja untuk dinikmati bersama dengan keluarga. Konten tersebut akan diupload ke sosial media masing-masing peserta dengan hashtag #BelanjaPinterGizineBener #GEMAS.

Konten-konten tersebut diharapkan menjadi media untuk penyebarluasan informasi pentingnya memilih komponen belanja yang tepat untuk menjaga gizi keluarga.

Bacaan Lainnya

“Belanja Pinter Gizine Bener tahun ini diadakan di 5 lokasi, yakni: SKT Blolo, SKT Besito, SKT Tanjungkarang 1, SKT Tanjungkarang 2 dan SKT Garung, dengan jumlah ke seluruh mencapai 2.500 karyawan yang kita libatkan. Kita berharap bahwa pembelajaran dan pilihan sikap untuk berbelanja secara pintar dan gizinya juga benar, dapat mereka terapkan dalam keseharian mereka,” ujar David.

Seorang karyawan SKT Garung Siti Fatimah menyatakan, kegiatan ini tidak hanya hiburan tetapi juga pengetahuan yang penting terutama buat dirinya.

Ia merasa sangat beruntung mendapatkan pengalaman berbelanja pinter dan bergizi bener, karena sebelumnya ia sama sekali tidak mempertimbangkan hal-hal penting Ketika berbelanja.

“Saya belanja 4 sehat 5 sempurna, karbohidrat ada beras, protein hewan beli ikan lele, protein nabati beli tahu dan tempe, susu milklife untuk penyempurna, sayur bayam, jeruk dan kelengkeng,” katanya.

Hal senada juga disampaikan seorang ibu di SKT Besito Kirana. Ia sangat senang dengan kegiatan yang diselenggarakan Bakti Sosial Djarum Foundation di lokasi kerjanya.

“Saya sangat bersyukur ada kegiatan Belanja Pinter Gizine Bener ini. Saya mendapat banyak informasi yang sebelumnya saya tidak tahu. Misalnya, saya baru paham bahwa berbelanja itu ya tidak asal belanja. Harus mempertimbangkan gizinya juga. Dan tadi saya juga mendapatkan penjelasan kandungan gizi apa saja yang harus kita penuhi, sehingga kita juga semakin paham kita akan belanja apa saja di pasar,” ujar Kirana.

Hasil belanja peserta kemudian dinilai oleh tim penilai gizi yang telah ditunjuk. Peserta yang berhasil memenuhi lima komponen gizi seimbang mendapatkan hadiah langsung berupa sembako.

Selain itu, tiga peserta terbaik berhak atas paket sembako lengkap dengan penilaian berdasarkan kreativitas berbelanja, kemampuan menjawab pertanyaan seputar gizi, serta efektivitas penggunaan uang. ***