“Jangan lupa untuk saling mengingatkan teman-teman kalian agar tidak lupa mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir setelah melakukan berbagai aktivitas,” pesannya.
Lebih lanjut, Bellinda mengatakan bahwa pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat membutuhkan keteladanan serta dukungan dari berbagai pihak.
Selain edukasi yang berkelanjutan dan pembiasaan sejak dini, sekolah maupun keluarga juga perlu menyediakan fasilitas cuci tangan yang memadai, lengkap dengan sabun dan air mengalir.
“Dengan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat, kita berharap kebiasaan mencuci tangan pakai sabun tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui peringatan tersebut, Bellinda berharap kebiasaan hidup bersih dan sehat dapat menjadi bagian dari karakter generasi muda.
Ia juga mengajak seluruh pihak memperkuat komitmen dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter sebagai modal menuju Indonesia Emas 2045.
“Bersama-sama kita wujudkan Kudus Sehat, sejahtera, harmoni dan takwa,” pungkasnya. ***
