KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Kudus terus mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga lingkungan agar tetap bersih. Terlebih saat musim hujan yang dapat menimbulkan bencana banjir.
Ada berbagai macam penyakit yang rawan menyerang manusia saat kondisi musim hujan, termasuk saat terjadi banjir. Salah satunya yakni penyakit leptospirosis yang rawan menyerang korban terdampak banjir.
Leptosipirosis sendiri merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri letospira, yang ditularkan melalui kencing tikus atau anjing. Bakteri masuk ke tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, luka kulit, makanan dan minuman.
Kepala DKK Kudus, dr. Andini Aridewi menyampaikan bahaya dari penyakit leptospirosis ini. Antara lain, dapat menyebabkan cedera ginjal akut, perdarahan saluran cerna, perdarahan paru, gagal hati, hingga keguguran pada ibu hamil.
“Gejala leptospirosis itu demam mendadak dengan suhu lebih dari 38 derajat celcius, tubuh terasa lemas, mata merah, sakit kepala, kekuningan pada kulit, hingga nyeri pada betis,” kata dr. Andini saat dimintai keterangan, Jumat, 31 januari 2025.
