Aksi Extra Rembang Targetkan Zero Stunting pada 2024

Ilustrasi anak. (Pixabay.com)

ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten Rembang menargetkan zero stunting pada tahun 2024 mendatang. Sejumlah langkah telah dilakukan untuk mencapai target tersebut.

Untuk itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz telah mengukuhkan Tim Percepatan Penanganan Stunting (TPPS) tingkat kecamatan se-Kabupaten Rembang, di Pendapa Museum RA Kartini, pada Rabu 10 Agustus 2022 kemarin.

Menurut Bupati Rembang, Abdul Hafidz stunting merupakan momok bagi keberlangsungan bangsa Indonesia. Sebab, stunting dapat membawa dampak psikologis yang luar biasa.

Bacaan Lainnya

Di samping dari segi kondisi fisik, menurut para ahli penderita stunting, mayoritas juga mengalami penurunan dari segi kecerdasan.

“Untuk itu program penanganan stunting menjadi program prioritas pemerintah. Apalagi data yang disampaikan kemarin per 100 ribu (orang) anak yang lahir di Indonesia yang mengalami lahir stunting 350 (orang anak). Kalau tidak ditangani sungguh-sungguh, maka ini akan mengancam keberlangsungan bangsa kita,” ungkap Bupati.

Selain itu beberapa upaya telah dilakukan di Rembang untuk menekan angka stunting. Hasilnya, saat ini angka prevalensi stunting di Kabupaten Rembang menyisakan 14 persen.

Namun, lanjut bupati, pihaknya masih belum berpuas diri dengan angka prevalensi stunting sebesar 14 persen.