Genang air saat musim hujan, kata Harys, tergolong lambat surut karena berada di daerah cekungan. Ketinggian air biasanya sampai setumit kaki. Kendati demikina, tetap dinilai sangat menggantu aktivitas di pasar tersebut.
Pasar Kalirejo sendiri selalu ramai aktivitas pedagang dan pembeli. Ada sekitar 600-an pedagang yang menggantungkan rejeki di pasar tersebut. Harys berharap, dengan dibersihkannya saluran air, maka genangan air bisa cepat surut saat hujan.
“Pedagang yang berjualan tidak menetap, tapi tetap saja mengganggu kalau pas buka, jadinya kita sama-sama bersihkan untuk mengurangi genangan air kalau hujan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Harys menyebut bahwa tahun ini belum ada rencana untuk melakukan perbaikan saluran air di Pasar Kalirejo. Upaya penanganan masih dalam batas bersih-bersih rutin, agar aliran air tidak kembali tersumbat.
“Tahun ini belum ada rencana perbaikan, tapi masuk list kebutuhan untuk perbaikan ke depannya,” tandasnya. ***
