KUDUS, ZONANEWS.ID — Penjabat (Pj) Bupati Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan bahwa kekeringan saat musim kemarau masih terjadi di Kabupaten Kudus. Bahkan di tahun 2023 ini, pihaknya mencatat ada 7 desa di 3 kecamatan yang terdampak kekeringan.
Agar kejadian tersebut tidak terulang, Bergas menghimbau agar setiap desa di Kudus memiliki Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
Dari pengalamannya sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus beberapa tahun lalu, Bergas mengatakan bahwa wilayah yang terdampak kekeringan di Kudus masih sama, hanya masa kekeringannya saja yang berbeda.
Musim kemarau, dikatakan Bergas selalu berkaitan dengan ketersediaan air bersih. Untuk itu pihaknya menghimbau agar setiap desa di Kudus memilki pamsimas agar suplai air bersih selalu terjamin.
“Biar besok tidak terulang lagi (kekeringan), setiap desa punya Pamsimas. Kita bukan kekurangan air, tapi kekurangan distribusi air bersih. Kan ada pipanisasi, tapi itu investasi cukup mahal, maka yang bisa dilakukan dengan pamsimas,” jelas Bergas.
