Dia berpesan agar para transmigran tidak putus asa dengan selalu semangat.
“Bantuan dari pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota sifatnya hanya mensupport niat panjenengan. Pesan kami, nanti panjenengan semua sebagai pejuang di tempat baru dari Jawa Tengah, maka bagaimana kita menjunjung budaya Jawa, gotong royong, dan bertetangga yang baik,” pintanya.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberangkatkan 33 kepala keluarga yang berasal dari 14 kabupaten dan kota di Jateng.
Transmigran sebanyak 119 jiwa tersebut akan diberangkatkan melalui jalur udara dan laut, menuju empat lokasi transmigrasi.
“Secara administratif mereka transmigran, dan secara hakikat mereka adalah para pejuang kehidupan. Ini adalah suatu dorongan dan motivasi yang luar biasa, dan hari ini kita menyebutnya warga pejuang kehidupan. Sebanyak 119 jiwa dari 33 kepala keluarga yang berasal dari 14 kabupaten, menuju ke empat lokasi transmigrasi,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Mendes PDTT didampingi Sekda Jateng menyerahkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah secara simbolis kepada perwakilan transmigran.
Bantuan lain berupa peralatan pertanian, benih palawija, paket perbekalan, dan sebagainya, yang digunakan untuk berbagai keperluan di lokasi transmigrasi.***
