Lebih lanjut, Imam menyebut bahwa Disdag Kudus yang memfasilitasi pendaftaran dan penyediaan lokasi car free night saja. Sementara, sarana dan prasarana lain, seperti listrik, tenda pedagang dan lainnya, akan dibebankan ke pedagang.
“Pedagang hanya akan dikenakan retribusi, untuk listrik dan lainnya itu nanti diserahkan ke pedangan,” tandasnya.
Seperti layaknya Car Free Day, area CFN juga akan disetrilkan dari kendaraan. Kantong parkir telah disediakan di Jalan Sunan Kudus untuk sisi utara, sedang sisi selatan disediakan di sekitar perempatan mangga.
“lokasi parkir, kalau yang selatan itu 100 meter setelah perempatan mangga. Yang sisi utara, di Jalan Sunan Kudus sama toko kuning,” tandasnya.
Rencananya, CFN akan dilaksanakan pada malam minggu setiap satu bulan sekali. Namun, tidak menutup kemungkinan bila antusias masyarakat sangat tinggi, pelaksanaan CFN bisa digelar sebulan dua kali atau bahkan setiap minggu. ***
