KUDUS, ZONANEWS.ID – Sekira 15 produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) milik warga di Kabupaten Kudus berhasil menembus pasar ekspor luar negeri.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disnakerperinkop UKM), Rini Kartika Hadi Ahmawati menyebutkan, produk yang berhasil tembus pasar ekspor, diantaranya, craft, fashion, jilbab, dan kuliner.
“Pasar ekspornya ada Malaysia, Singapura, Arab Saudi, Hongkong, dan lainnya,” kata Rini.
Melihat potensi tersebut, pihaknya pun terus menggenjot agar produk UMKM bisa menyusul untuk tembus pasar ekspor. Salah satu syarat yang paling penting yaitu mengurus izin usahanya secara lengkap.
“Secara berkala kami melakukan pembinaan sosialisasi regulasi terbaru, melibatkan OPD terkait, bea cukai yang mau ekspor, yang pemula kita dampingi terkait menggerakkan untuk legal usahanya lengkap,” terangnya.
Rini merinci bahwa hingga saat ini, ada sejumlah 18.277 UMKM yang tercatat di Dusnakerperinkop UKM Kabupaten Kudus di tahun 2023. Sejumlah itu, tersebar di sembilan kecamatan. Dimana, produk makanan masih mendominasi UMKM.
