Dalam GPM kali ini, Didik mengaku antusiasme masyarakat sangat tinggi. Terbukti, kurang dari satu jam, 2 ton beras sudah habis.
Selain menyelenggarakan GPM di depan kantor Dispertan, kegiatan serupa juga akan menyebar ke sejumlah desa di 9 kecamatan di Kudus. Hal ini sebagai wujud nyata Dispertan mendekatkan pangan murah ke warga, sekaligus menyambut Hari Pangan Sedunia tahun 2025.
GPM yang hadir di desa-desa nantinya akan dikemas dalam kegiatan “GPM Buka Lapak”. Barang-barang yang dijual tidak berbeda jauh dengan GPM biasanya.
“Yang dijual nanti pangan pokok strategis, seperti beras, telur, gula pasir, minyak goreng, cabe, hingga bawang yang menjadi komoditas pangan strategis,” terangnya.
Dengan inovasi tersebut, Didik berharap inflasi di Kudus stabil dan masyarakat Kudus bisa lebih mudah membeli bahan-bahan pokok dengan harga yang murah.***
