KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispertan) Kabupaten Kudus mengungkapkan bahwa saat ini ada beberapa kambing yang mengalami gejala penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kasus PMK yang sebelumnya menyerang hewan sapi dan kerbau, kini dikonfirmasi mulai menyebar ke hewan kambing.
Kepala Bidang (Kabid) Peternakan pada Dispertan Kudus, Agus Setyawan mengatakan bahwa kasus kambing terjangkit PMK diketahui dari laporan warga.
Ada tiga kali laporan yang didapatkan oleh Agus, salah satunya berasal dari Kecamatan Jekulo. Sedangkan jumlah hewan kambing yang terpapar PMK dirinci tidak lebih dari 10 ekor kambing.
“Memang ada beberapa kasus (kambing bergejala PMK), tapi terbilang sedikit. Kambing kan tingkat ketahanannya lebih tinggi dan lebih bagus dari hewan ternak besar,” kata Agus saat dimintai keterangan zonanews.id, Selasa, 27 Juli 2022.
Agus juga mengatakan, Dispertan Kudus akan berkeliling ke wilayah-wilayah yang ada di Kudus guna mengantisipasi penyebaran kasus PMK.
Disamping itu, pihak dispertan juga akan memberikan eco-enzim kepada para peternak. Lalu, memberikan edukasi sebagai upaya agar PMK tidak semakin menyebar luas.
