KUDUS, ZONANEWS.ID – Salah satu warga Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus curhat ke Bupati Kudus soal dampak pembangunan irigasi Bendungan Logung yang melewati wilayahnya.
Curhatan tersebut disampaikan oleh Sholikul Huda saat mengikuti kegiatan sosialisasi penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di Balai Desa Bulungcangkring, beberapa waktu lalu.
Pembangunan irigasi disebut membuat tanah di bawah jalan yang berada di RT 4 RW 7 Desa Terban longsor. Kejadian itupun diketahui warga sekitar tiga minggu yang lalu.
Sholikul menjelaskan saluran irigasi yang longsor ditaksir sekitar 6 meter panjangnya. Kendati yang terlihat dari atas hanya sekitar satu meter saja jalan yang ambrol dan berlubang.
Bahkan dari penjelasannya, diketahui saluran irigasi yang rusak ternyata melalui jalan raya yang biasa dilewati truk besar membawa kertas.
“Itu jalan desa, jalan umum. Terlalu riskan kalau sewaktu-waktu bisa ambrol,” katanya saat dimintai keterangan zonanews.id beberapa waktu lalu.
Huda juga mengungkapkan sudah pernah mengkomunikasikan kondisi tersebut dengan kepala Desa hingga pihak kecamatan. Namun sampai saat ini belum ada tindakan lebih lanjut.
