Warga Keracunan ‘Nasi Berkat’ di Kudus Bertambah, Puluhan Dirawat di Rumah Sakit

Ragil Budi Rahayu Ningsih, salah satu warga Desa Bulung Kulon yang dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. (MIA)

Sementara itu, Direktur RSUD Kudus, dr. Abdul Hakam melalui dokter jaga IGD dr. Erlinita menyebut bahwa da 24 warga Desa Bulungkulon yang dirawat di rumah sakit setempat dengan keluhan yang sama.

“Hari ini ada 4 pasien yang datang lagi, tadi malam ada 20 pasien. Keluhannya kebanyakan hampir sama, muntah, mual, diare, ada yang demam,” katanya.

Saat ini, sebagian besar pasien sudah mendapat penanganan lebih lanjut di ruang perawatan oleh dokter spesialis dan perawat.

Bacaan Lainnya

“Semoga segera membaik, karena kalau sudah dilakukan tata laksanan yang baik di awal, harapannya bisa cepat membaik,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, puluhan warga di Desa Bulungkulon dilarikan ke puskesmas terdekat karena perut mual, muntah, dan lemas pada Selasa, 14 Mei 2024.

Kondisi tersebut terjadi usai memakan nasi berkat pada acara tahlilan oleh warga setempat pada Senin, 13 Mei 2024. Nasi berkat tersebut yang berisikan nasi, telur, sambel goreng, acar. ***