Ia mewanti-wanti, jangan sampai apa yang dialami Bu Sutinah justru luput dari perhatian pemerintah.
“Permasalahannya kan juga data desil, dari pihak desa sudah mengusulkan tapi bantuan yang menentukan pusat. Maka itu, Insyallah secepatnya saya akan audiensi ke pusat untuk memberikan masukan dan solusi ke kementerian terkait untuk permasalahan desil,” terangnya.,
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kudus, Putut Winarno menyebut bahwa Sutinah masuk dalam desil satu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Beberapa bantuan pun telah diterima.
“Seperti bantuan sembako dapat, BLTS (Bantuan Langsung Tunai Sementara) dapat, PBI sudah masuk, tapi PKH (Program Keluarga Harapan) belum masuk,” ujarnya.
Ia pun akan segera mengusulkan Sutinah agar mendapatkan bantuan program PKH. Ini mengingat, Sutinah juga memiliki anak yang masih bersekolah. Namun, keputusan tersebut tetap berada dalam kewenangan kementerian sosial.
“Kalau daerah hanya sebatas mengusulkan, yang memutuskan tetap Kementerian pusat, semoga nanti Bu Sutinah bisa dapat PKH,” ucapnya. ***
