Di babak kedua, pertarungan lebih banyak terjadi di garis lapangan tengah. Tetap dominan menguasai permainan, Putri Garut hanya bisa menambah satu gol tambahan.
Memanfaatkan celah kosong di lini pertahanan lawan, kecepatan Irna mampu memaksimalkan umpan terobosan dari Ayu Wulan Agustin dan membuat skor berubah menjadi 3-0 di menit 54.
Setelah itu, ada beberapa peluang yang kembali hadir dari Putri Garut lewat transisi antar lini serta kecepatan Irna, namun sayang tak ada gol tambahan dan skor bertahan hingga ujung laga.
Pelatih Kepala Putri Garut, Depi Kuspriansyah mengapresiasi anak asuhnya yang bisa tampil maksimal memetik tiga poin. Masih ada aspek minor yang harus diperbaiki, tapi secara keseluruhan anak asuhnya sudah bermain sesuai dengan strategi yang dijalankan untuk lolos ke semifinal.
“Alhamdulillah hari ini tiga poin dan sesuai dengan apa yang ditargetkan dan anak-anak bisa meresponnya dengan sangat luar biasa. Kami menganalisis dari pertandingan pertama imbang melawan Tigers Football Academy, mereka juara dari Surabaya dan itu tolok ukur kami, berarti kami mampu. Tapi kami realistis dulu dari match pertama dan match kedua kami sukses dua poin, dan match ketiga kami yakin anak-anak bisa menang dan alhamdulillah bisa ke semifinal. Ke depan pun saya sangat yakin anak-anak bisa karena kami mempunyai misi tersendiri, kami tidak mengusung sepak bola cantik, yang penting bisa mendapat kemenangan saja,” katanya.
Di sisi lain, Irna, Penyerang Putri Garut mengaku bersyukur bisa berperan membawa timnya melangkah lebih jauh di HYDROPLUS Soccer League 2025/2026. Percaya sepenuhnya dengan arahan pelatih, ia pun optimis menatap laga semifinal, siapa pun lawan yang dihadapi.
“Syukur alhamdulillah kami mendapatkan tiga poin hari ini, dan kami harus fokus lagi buat pertandingan selanjutnya. Memang buat pertandingan satu dan dua, kami difokuskan untuk defense, baru pertandingan terakhir kami ditekankan buat menyerang. Dan alhamdulillah kita bisa mendapatkan tiga poin. Insyaallah yakin untuk pertandingan berikutnya bisa menang lagi,” kata Irna yang sukses mengoleksi dua gol di tabel top scorer.
Sementara itu, Manager Putri Batang, Yayan Prasetyo mengatakan jika anak asuhnya memang kalah dari segi kualitas dengan para pesaingnya di Grup A.
Meski begitu, keterlibatan timnya di ajang besar seperti HYDROPLUS Soccer League menempa semangat tanding para pemain untuk menghadapi laga-laga berat ke depannya.
“Mungkin memang kami kalah kualitas, itu saya akui dari pertandingan pertama sampai hari ini. Tapi anak-anak meneruskan progres yang sangat baik dari awal sampai akhir. Kemudian mereka juga sudah siap kalah, dan pertandingan kali ini pun kami coba untuk belajar sehingga di turnamen selanjutnya kita bisa lebih siap lagi,” katanya.
Risma Ayu Tafti’ah, Pemain Tengah Putri Batang juga menyadari kekurangan timnya dalam mengorganisasi permainan. Selain itu, secara endurance, stamina rekan-rekannya juga mudah terkuras dengan intensitas pertandingan yang lebih tinggi.
“Untuk saya pribadi, mental harus lebih kuat lagi untuk menghadapi lawan-lawan yang berat. Terus fisik juga harus ditambah lagi, serta teknik-teknik juga harus ditingkatkan lagi. Tapi kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan. Walaupun hasilnya kurang memuaskan, setidaknya kami sudah memberikan yang terbaik di lapangan,” ucapnya.
Berikut Klasemen Akhir Babak Penyisihan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026, Kamis, 9 Juli 2026:
Grup A U-15
Mojang Priangan : 9 poin
Arema FC Women : 6 poin
Putri Surakarta : 3 poin
Putri Tangsel City : 0 poin
Grup A U-18
Putri JP Jakarta : 7 poin
Putri Garut : 5 poin
Tigers Football Academy : 4 poin
Putri Batang : 0 poin
Berikut jadwal pertandingan babak penyisihan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang akan berlangsung pada Jumat, 10 Juli 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah:
Grup B U-15
Cipta Cendikia FA vs Scorpion FC 08.30 WIB
Tigers Football Academy vs Goal Aksis 10.00 WIB
Grup B U-18
Akademi Persib Bandung vs Samba Persada Women 13.30 WIB
Putri Tangsel City vs Arema FC Women 15.30 WIB. ***
