UMKU Terus Pantau Perkembangan Evakuasi Mahasiswinya yang Jatuh ke Jurang di Jalur Pendakian Natas Angin

Puncak Natas Angin di Kabupaten Kudus. (ZONANEWS.ID/Instagram)

Saat perjalanan turun, sepupu Jovita berjalan lebih dulu, diikuti Jovita dengan jarak sekitar 10 meter di belakangnya. Di belakang mereka juga terdapat rombongan lain yang terdiri dari empat pendaki laki-laki.

“Insiden terjadi ketika Jovita memilih melewati jalur tanah di area yang dikenal sebagai “jalur naga”,” kata Kapolsek.

Salah satu pendaki dari rombongan belakang, Willy Restu Mahadewa, melihat Jovita terjatuh dan tergeletak di dasar jurang yang diperkirakan sedalam 50 meter. Ia segera melaporkan kejadian tersebut ke basecamp.

Bacaan Lainnya

“Setelah menerima laporan, Polsek Gebog berkoordinasi dengan tim gabungan untuk proses pencarian dan evakuasi,” lanjut AKP Siswanto.

Tim SAR gabungan ini meliputi BPBD Kudus, BASARNAS Jepara, SAR NU Kudus, MDMC Muhammadiyah Kudus, DESTANA Japan Dawe, dan Relawan Abiyoso.

Namun, medan yang sulit dan kondisi gelap menghambat upaya penyelamatan semalam. Tim hanya berhasil mencapai Pos 5, sekitar 800 meter dari lokasi kejadian. Karena kondisi tidak memungkinkan, evakuasi dihentikan dan dilanjutkan pada Rabu pagi.

Kapolsek Siswanto menyatakan bahwa pihak berwenang telah mendatangi lokasi kejadian, mencatat keterangan saksi, dan melaporkan perkembangan kepada satuan atas.**