“Nanti dari perwakilan RT/RW datang ke kampus dan mengambil sejumlah kantong daging. Untuk pendistribusiannya kami serahkan kepada RT/RW setempat,” katanya.
Pada pelaksanaan kurban tahun ini, UMKU menerapkan cara yang berbeda dalam pengemasan daging.
Jika umumnya menggunakan plastik, panitia memilih membungkus daging dengan daun jati sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
“Dengan daun jati, UMKU mendukung gerakan ramah lingkungan dan menjaga kualitas daging,” tegas Rizka.
Selain mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, daun jati juga dikenal memiliki sifat antimikroba yang membantu menjaga kesegaran daging, mengurangi aroma amis, dan mempertahankan kualitasnya selama proses distribusi.
Tidak hanya melaksanakan kurban di lingkungan kampus, UMKU juga berkontribusi dalam program RendangMu yang digagas Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah. Untuk mendukung program tersebut, UMKU menyerahkan tiga ekor sapi.
Selain itu, dua ekor kambing juga disalurkan untuk pelaksanaan kurban di Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Larikrejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.
Rizka berharap kegiatan kurban yang rutin dilaksanakan setiap tahun tersebut dapat mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat sekitar serta memberikan manfaat yang lebih luas.
“Semoga UMKU dapat terus memberikan kontribusi nyata dan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.***
