UMK Kembangkan Sistem Peringatan EWS Lewat Notifikasi Handphone di Desa Langganan Banjir

Pengenalan sistem peringatan dini EWS kepada masyarakat di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kudus. (Foto : Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Ancaman bahaya bencana alam masih menghantui beberapa desa di Kabupaten Kudus saat memasuki musim hujan. Sehingga perlu adanya kewaspadaan dari masyarakat, terutama di daerah rawan banjir dan tanah longsor.

Wilayah di Kabupatan Kudus mempunyai topografi yang beragam, mulai dari wilayah dataran rendah seperti Kecamatan Undaaan, Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Mejobo serta dataran tinggi di wilayah Kecamatan Bae dan Dawe.

Pentingya pula grand desain tentang tata ruang dan wilayah bagi pengembangan jangka menengah dan panjang. Sehingga Kabupaten Kudus tidak over kapasitas air disaat musim penghujan dan kekeringan disaat musim kemarau.

Bacaan Lainnya

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Muria Kudus (UMK) Sugeng Slamet mengatakan, Desa Setrokalangan merupakan salah satu desa di Kecamatan Kaliwungu. Desa ini masuk dalam wilayah tanggap bencana di setiap musim penghujan.

“Menurut data di tahun 2022 dan 2023, Desa Setrokalangan sempat terendam banjir hingga 1 meter lebih, saat intensitas curah hujan yang tinggi dan meluapkannya sungai Wulan,” katanya.

Oleh karenanya, sebagai wilayah rawan bencana banjir perlu kiranya dilakukan mitigasi bencana sebagai upaya untuk meminimalisir dampak banjir.