Tiga Sumur Bor Diresmikan, Perkuat Pasokan Irigasi dan Ketahanan Pangan di Kudus

Kodim 0722/Kudus meresmikan tiga unit sumur bor di Desa Garung Kidul, Kecamatan Kaliwungu. (Foto: Istimewa)

Yusuufa meminta masyarakat memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal sekaligus menjaga dan merawatnya agar dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ia berharap penanganan persoalan kekeringan juga menjadi gerakan bersama dengan melibatkan berbagai pihak.

“Ke depan diharapkan tidak hanya TNI, tetapi berbagai pihak turut hadir membantu masyarakat mengatasi kekeringan selama musim kemarau, terutama di Kudus,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, Kepala Desa Garung Kidul Aan Setyawan mengapresiasi bantuan sumur bor yang diberikan TNI. Menurutnya, fasilitas tersebut menjadi angin segar bagi petani karena ketersediaan air menjadi salah satu tantangan dalam menjaga keberlanjutan musim tanam.

Ia menjelaskan, wilayah Garung Kidul memiliki kondisi yang cukup unik. Pada musim tanam pertama, petani kerap menghadapi persoalan banjir sehingga banyak yang kemudian mengandalkan musim tanam kedua.

“Desa Garung Kidul itu terdapat musim tanam (MT) 1 tapi sering banjir. Jadi banyak petani mengandalkan MT 2. Semoga dengan adanya sumur bor ini dapat membantu mengatasi kekeringan tersebut,” ungkapnya.

Aan berharap keberadaan sumur bor dapat membantu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Mayoritas petani di Garung Kidul, kata dia, menanam padi pada musim tanam pertama dan kedua. Sementara pada musim tanam ketiga, lahan umumnya dimanfaatkan untuk menanam palawija.

Dengan adanya tambahan sumber air, petani diharapkan dapat lebih siap menghadapi perubahan kondisi cuaca dan menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian sepanjang musim tanam.***