Pihaknya mengatakan bahwa penambalan jalan kali ini merupakan swadaya bersama. Antara TNI-Polri hingga pihak-pihak lainnya.
Setidaknya ada 3 truk yang membawa 8 kubik LPAS untuk menambal jalan.
“Ini penangan sementara. Biar nanti dinas atau OPD terkait menindaklanjuti,” katanya.
Pihaknya pun berharap, dengan penambalan jalan rusak ini bisa meminimalisir adanya kecelakaan lalu lintas. Terlebih saat hujan dan banjir.
“Provinsi nanti akan mengecek ke sini untuk ditindaklanjuti. Penambalan ini agar tidak terjadi laka lantas lagi,” ungkapnya.
Samani menegaskan, kendati penambalan hanya menggunakan material biasa, diyakini bisa menutup lubang jalan yang rusak. Kendati tidak bisa maksimal seperti jalan beraspal biasanya.**
