“Informasi dan data itu dari beliau-beliau ini ke kita. Nanti kita teruskan ke Baznas, Dinsos, atau PMI. Kalau memang tersedia, langsung kita tindak lanjuti dan kita sampaikan secara langsung kepada yang membutuhkan,” lanjutnya.
Menurut Endhah, bantuan yang telah disalurkan di Kabupaten Kudus jumlahnya sudah mencapai ratusan. Bantuan itu tidak hanya berupa kursi roda, tetapi juga berbagai alat bantu sesuai kebutuhan masyarakat.
Jumlah tersebut merupakan hasil kerja sama sejumlah lembaga, sehingga penanganan terhadap warga yang membutuhkan dapat dilakukan secara bersama-sama.
Ia berharap bantuan kursi roda dan sembako yang diterima Kusnin dapat memberikan manfaat nyata serta membantu meringankan beban hidupnya.
Kolaborasi antara TP PKK, Baznas, Dinsos, PMI, dan pemerintah kecamatan juga diharapkan terus berjalan agar masyarakat yang mengalami keterbatasan fisik maupun kesulitan sosial dapat memperoleh perhatian dan bantuan yang sesuai dengan kebutuhannya.
“Semoga ini bermanfaat untuk masyarakat yang memang membutuhkan,” tuturnya. ***
