Tak Taat Bayar Pajak Kendaraan, ASN di Kudus Terancam Dilaporkan ke Inspektorat

Loket pembayaran pajak kendaraan di Samsat Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Petugas Samsat bersama perwakilan pemerintah daerah akan mendatangi wajib pajak dari rumah ke rumah dengan pendampingan RT dan RW untuk menyampaikan pemberitahuan mengenai tunggakan pajak kendaraan,” jelasnya.

Selain menyasar masyarakat umum, Samsat Kudus juga tengah menyiapkan program Gadis Pantura atau Gerakan Disiplin Pajak untuk Rakyat.

Program ini difokuskan untuk meningkatkan kepatuhan ASN dalam membayar pajak kendaraan, baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaannya dilakukan melalui inspeksi mendadak ke sejumlah kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan melibatkan tim gabungan dari Samsat, Kepolisian, dan Jasa Raharja.

Hasil pemeriksaan akan dipetakan sebagai bahan evaluasi terhadap tingkat kepatuhan pajak kendaraan di lingkungan pemerintahan.

“Kalau saat sidak mereka bersedia, pembayaran pajak bisa langsung dilakukan di lokasi. Namun apabila belum diselesaikan, data tersebut akan kami serahkan kepada Inspektorat dan BKPSDM untuk ditindaklanjuti,” tegas Agus.

Selain dua program tersebut, Samsat Kudus juga memperkuat edukasi kepada masyarakat melalui kerja sama dengan Satlantas Polres Kudus.

Sosialisasi kepatuhan pajak akan dilakukan bersamaan dengan operasi simpatik di jalan raya, sehingga diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar pentingnya membayar pajak kendaraan tepat waktu sebagai kontribusi terhadap pembangunan daerah. ***