Sejak mengalami kebakaran, kondisi Pasar Babe menjadi sepi. Meski sudah mendirikan lapak sementara untuk berjualan, tapi masih sangat sendikit pengunjung maupun pembeli yang datang. Bahkan, modal usaha belum bisa kembali.
“Sepi, sejak pasar kebakaran kondisinya sepi,” ungkapnya.
Pihaknya pun berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus dapat menuntaskan pembangunan Pasar Babe. Supaya para pedagang bisa kembali berjualan dengan normal, guna memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.
Penjabat (Pj) Bupati Kudus, M Hasan Chabibie saat meninjau Pasar Babe, Jumat, 27 Desember 2024, mengungkapkan bahwa pembangunan pasar termin pertama sudah rampung, dengan anggaran Rp 1,3 miliar dari Dana Tidak Terduga (TT).
Pembangunan termin kedua akan dilanjutkan tahun depan dengan usulan anggaran Rp 1,5 miliar. Pembangunan akan dilakukan serupa dengan bangunan termin pertama, yakni atap dan lantai dasar tanpa atap.
“Semoga bisa terealisasi dan pedagang bisa segera berdagang, terimakasih karena pedagang sudah mau bersabar,” tambahnya. ***
