“Pelatihan selanjutnya tahun 2023 dialokasika sekira Rp 8 miliar, memang lebih kecil dibanding tahun ini,” jelasnya.
Selain peniadaan setir mobil, perbedaan penyelenggaraan pelatihan di BLK Kudus tahun 2023 juga ditujukan untuk pelatihan keterampilan IT. Pada pelatihan ini, peserta diwajibkan memiliki komputer atau laptop sebagai syarat untuk pendaftaran.
“Jadi arahnya memang peningkatan keterampilan untuk bisa mandiri,” ucapnya.
Untuk diketahui, pelatihan keterampilan yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui BLK Kudus tahun ini diperkirakan rampung pada pertengahan Desember 2022.
Program pelatihan bagi buruh rokok dan masyarakat umum itu diadakan bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Kudus tahun 2022 di bidang kesejahteraan masyarakat. Ada 85 jenis pelatihan yang telah digelar oleh BLK Kudus sejak Juli 2022 dengan alokasi anggaran sebesar Rp 16,1 miliar. ***
