Namun apabila masih ada suporter tamu yang nekat datang, personel Polres Kudus juga disiagakan di sejumlah titik lokasi. Bahkan di perbatasan wilayah Kudus dan Jepara, juga akan pengamanan khusus yang berkolaborasi dengan Polsek Jepara.
“Kita siapkan personel dengan jumlah besar di setiap perbatasan, baik dari unsur Polres, Brimob, dan Kodim, termasuk Polres Jepara juga melakukan penyekatan di perbatasan,” ujar Kapolres Kudus.
“Kalau ada yang bergerombol datang, akan kita suruh pulang. Ini demi menjaga keamanan dan ketertiban baik sebelum maupun setelah (pertandingan antara Persiku melawan Persijap),” AKBP Ronni melanjutkan.
Di sisi lain, sebagai upaya menjaga kondusifitas wilayah menjelang derbi besok, Polres Kudus juga bergerak cepat menindak oknum yang menyebarkan ujaran provokatif. Salah satu oknum yang terbukti menjadi penyebar ujaran kebencian juga telah diamankan Polres Kudus.
Kepada masyarakat Kudus yang sudah memiliki tiket untuk menonton besok, Kapolres Kudus mengimbau agar semuanya menyiapkan tiket serta KTP saat proses skrining menuju Stadion Wergu Wetan.
“Mari menonton dengan suka cita, gembira. Apaphn hasilnya tetap dewasa menyikapi hasil pertandingan,” pinta Kapolres.
Sementara bagi suporter tim tamu, diharapkan bisa menghormati aturan dari Panpel untuk tidak datang menonton langsung, namun bisa memberikan dukungannya melalui siaran langsung.
AKPB Ronni berharap, pertandingan Liga 2 besok bisa berjalan aman dan kondusif serta tidak ada yang terprovokasi hingga mengganggu kondusifitas laga.***
