“Jadi semua SD dan MI menjadi sasaran. Kita mulia tanggal 1 Agustus 2024 kemarin dan menargetkan bisa rampung tanggal 15 Agustus 2024 mendatang,” bebernya.
Apabila nantiterdapat siswa yang tidak masuk sekolah dan belum terimunisasi program BIAS, pihaknya akan mengimbau kepada para guru agar mengantarkan anak tersebut ke puskesmas.
“Jadi tidak yang namanya kelewatan, kita data dengan rinci. Nanti kalau ada anak yang sakit atau berhalangan hadir ke sekolah, kita minta agar gurunya mengantarkan anak tersebut ke puskesmas untuk imunisasi,” jelasnya.
Darsono melanjutkan, imunisasi MR dan HPV disebut aman bagi anak. Kedua jenis imunisasi ini juga penting diberikan kepada anak, untuk menjaga kesehatannya di masa depan.
“Kalau nanti habis disuntik terus panas, itu sudah biasa. Bisa dikasih obat penurun panas. Kita pastikan untuk imunisasi ini aman bagi anak,” tandasnya. ***
