Rini melanjutkan, sasaran dari pelatihan kali ini masih sama dengan tahun sebelumnya. Yakni, para pekerja atau buruh rokok, keluarga dan pekerja rokok, atau masyarakat umum yang memenuhi kriteria yang telah ditentukan.
“Jumlah sasarannya sendiri nantinya ada sekira 2.400 peserta,” imbunya.
Saat ini, progres pengadaan pelatihan keterampilan sudah ada pada tahap penyusunan rancanangan peraturan bupati (perbup). Apabila nanti Perbup sudah disepakati dan sah, maka akan langsung digelar pelatihannya.
“Jadi, jika perbup sudah selesai langsung kita laksanakan, kita rencanakan di akhir januari sudah kita mulai,” tuturnya. ***
