KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Tenaga Kerja, Perekonomian, Koperasi dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus mencatat ada peningkatan jumlah Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) di tahun 2023 ini.
Dimana, yang semula tercatat ada sebanyak lebih dari 17 ribu UMKM di Kudus, saat ini meningkat menjadi 27 ribu lebih UMKM. Jumlah tersebut didominasi oleh usaha makanan dan minuman sebanyak 40 persen.
“Sementara lainnya, meliputi batik, ecoprint, bodir, hingga handycraft,” ujar Kepala Disnakerperinkop dan UKM Kudus, Rini Kartika Hadi Ahmawati, Senin, 16 Januari 2023.
Namun, Rini menyayangkan bahwa peningkatan jumlah UMKM tersebut tidak dibarengi dengan legalitasnya. Menurut penuturannya, kurang dari 50 persen UMKM di Kudus yang sudah memiliki legalitas. Sementara sisanya, terdata belum memiliki legalitas.
“Kita pacu terus (agar UMKM) untuk mengurus legalitasnya, ada PIRT, NIB, sertifikasi halal, dan untuk kosmetik harus ada BPOM,” tuturnya.
