Setelah Diperiksa Semalaman, CEO Goldy Mixalmina Resmi Ditahan

Direktur sekaligus CEO Goldy Mixalmina, Zyuhal Laila Nova Haji Lyla. (NILA)

Dihubungi terpisah, Kuasa Hukum Goldy Mixalmina, Yusuf Istanto mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih menunggu data dari pihak keluarga Haji Lyla terkait semua yang berhubungan dengan biro perjalanan Goldy Mixalmina.

Termasuk kepastian ada atau tidaknya aset yang bisa dijual untuk mengembalikan uang jemaah yang merasa dirugikan.

“Jadi saat kami menawarkan opsi refund (pengembalian uang) ke jemaah, memang ada aset yang nilainya cukup untuk refund itu. Jadi saat ini kami masih menunggu data dari keluarga untuk mencarikan dan menyiapkan data terkait biro,” kata Yusuf.

Bacaan Lainnya

Kemudian saat disinggung mengenai penahanan Lyla di Polres Kudus, Yusuf menilai bahwa pihak kepolisian pasti sudah memiliki pertimbangan matang untuk melakukan penahanan itu. Sehingga ia pun tidak banyak berkomentar mengenai penahanan Lyla saat ini.

Diberitakan sebelumnya, Haji Lyla diduga melakukan penipuan kepada 194 calon jemaah umroh. Total kerugian ditaksir lebih dari 4 miliar rupiah, sebab ratusan jemaah yang telah membayar lunas biaya umroh tersebut tidak kunjung diberangkatkan oleh biro tersebut sesuai jadwal yang telah disampaikan.

Setelah kabar itu ramai, Lyla muncul dan menjelaskan bahwa selama ini ia tidak melarikan diri. Perjalanannya ke Batam, Singapura hingga Arab Saudi adalah untuk mengurus segala keperluan jemaah.

Sebab rekanan yang biasanya kerja sama dengannya untuk pengadaan tiket pesawat tiba-tiba tidak bisa dihubungi. Apesnya, Lyla sudah membayar lunas tiket pesawat para calon jemaah dari biro miliknya. Total kerugian Lyla diperkirakan mencapai 8 miliar rupiah.***