“Terkait minat memang tidak tinggi, kurang tertarik dengan jabatan kepala sekolah,” menurutnya.
Kendati demikian, Anggun berharap pada penyelenggaraan seleksi pengisian jabatan kepala sekolah pada tahun ini bisa berjalan lancar. Rencananya, seleksi tersebut akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026.
“Nanti kita jadwalkan sekitar Bulan Juni atau Juli, dengan harapan tahun ini seratusan SD itu sudah punya kepala sekolah definitif,” tandasnya.
Adapun sekolah-sekolah yang saat ini tidak memiliki kepala sekolah definitif, di antaranya, SDN 3 Demaan, SDN 2 Gondosari, SDN 5 Temulus.
Anggun berharap, tahun ini dapat dilakukan pelatihan dan pengangkatan kepala sekolah baru. Hanya saja, keterbatasan kuota pelatihan dari pemerintah pusat membuat langkah percepatan tidak bisa langsung menutup defisit yang ada.
Merujuk pada Permendikdasmen Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, guru yang telah mengikuti pelatihan dan dinyatakan lulus berhak mendapatkan sertifikat sebagai calon kepala sekolah.
