KUDUS, ZONANEWS.ID – Seleksi Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) untuk keberangkatan haji tahun 2026 di Kabupaten Kudus mencatat antusiasme tinggi. Sebanyak 123 orang mendaftar untuk formasi PPIH Kloter maupun PPIH Arab Saudi.
Pendaftaran yang dibuka pada 22 November dan ditutup pada 28 November itu dipadati calon peserta dari berbagai latar belakang, menandai tingginya minat masyarakat yang ingin terlibat dalam pelayanan bagi jemaah haji.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kudus, Shony Wardana, menjelaskan bahwa seleksi PPIH tingkat daerah tahun ini membuka dua formasi penting.
Peserta seleksi dapat memilih menjadi bagian dari PPIH Kloter atau PPIH Arab Saudi, sesuai dengan minat dan kompetensi yang dimiliki. Kedua formasi tersebut memiliki peran vital dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
“PPIH Kloter merupakan petugas yang mendampingi jemaah sejak proses pemberangkatan, selama berada di Tanah Suci, hingga kembali ke Tanah Air. Formasi ini mencakup ketua kloter dan pembimbing ibadah haji kloter,” terangnya.
Sementara itu, PPIH Arab Saudi bertugas memberikan pelayanan langsung kepada jemaah di Arab Saudi, meliputi akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, hingga operasional Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat).
Shony mengungkapkan, seluruh pendaftar mengikuti tes tingkat kabupaten pada Kamis, 4 November 2025. Setelah itu, peserta yang lolos akan melanjutkan seleksi berikutnya di tingkat provinsi.
Menurutnya, proses verifikasi dokumen pendaftaran masih berlangsung, termasuk masa sanggah bagi peserta yang persyaratannya belum terpenuhi, khususnya terkait ketentuan kesehatan yang wajib dikeluarkan puskesmas atau RSUD.
