Total 453 petugas tersebut, terdiri dari 382 orang untuk petugas sensus lapangan, 64 orang untuk pemeriksaan lapangan, dan 7 orang untuk koordinator sensus kecamatan atau Koseka.
Lebih lanjut, untuk petugas yang sudah melalui berbagai proses seleksi BPS akan menggelar pelatihan selama tiga hari yang pelaksanaannya di akhir Bulan Mei. Mereka juga akan diberikan pengarahan oleh Instruktur Daerah.
“Rencana latihannya digelar di Hotel Griptha atau bisa juga di Hotel @Hom. Fungsi daripada pelatihan itu adalah memberikan pengertian konsep dan definisi kepada petugas. Agar saat di lapangan datanya sama dan tidak berbeda,” ungkapnya.
Agus berharap, sensus tersebut nantinya akan berjalan lancar dengan perekrutan yang saat ini sudah dimulai. Pihaknya juga meminta agar rumah tangga tani yang menjadi sasaran sensus kali ini bisa bekerjasama dengan baik.
“Semoga proses ini kami akan mendapatkan tugas yang bagus dan kompeten agar baik dalam mendata sensus pertanian. Bahkan, untuk rumah tangga tani juga diharapkan memberikan data yang sebenarnya,” pungkasnya. ***
