Berbagai kerajinan tersebut terbuat dari bahan-bahan limbah yang ada di lingkungan sekolah setempat. Seperti, sedotan, gelas plastik, kertas bekas, yang kemudian diubah menjadi barang kerajinan yang bernilai jual.
“Bahkan tadi ada produk yang dibeli wali murid dan Lurah Kajeksan. Lurah Kajeksan tadi beli 4 produk, itu 2 lampu gantung dan 2 vas bunga,” tambahnya.
Sementara itu, siswa kelas 6 di SD Negeri 1 Kajeksan, Musdalifah, yang ikut dalam Gelar Karya kali mengaku senang bisa memamerkan hasil karyanya selama pembelajaran di kelas.
Kelas 6 sendiri, kata Musdalifah, menampilkan berbagai kerajinan, seperti pot bunga, vas bunga, tas, dan aneka makanan basah. Masing-masing siswa menampilkan karyanya secara inovatif.
“Ini membuatnya sendiri, didampingi guru kelas. Yang kita pakai bahannya ada dari sedotan bekas, kertas bekas, dan gelas plastik bekas,” tuturnya. ***
