Sambut HUT RI ke-81, Rumah Aspirasi H. Musthofa Jadi Panggung Kreativitas 220 Guru PAUD Kudus

Penampilan dari tim paduan suara Kecamatan Gebog di Rumah Aspirasi H. Musthofa. (Foto: Istimewa)

Sementara pada lomba karaoke, peserta dari sembilan kecamatan juga turut ambil bagian. Panitia menerapkan pembatasan jumlah peserta dengan maksimal lima peserta duet dan 10 peserta single dari masing-masing kecamatan.

Di sela kegiatan, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan H. Musthofa menilai kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk upaya wakil rakyat untuk tetap dekat dengan masyarakat.

“Sebagai wakil rakyat, kami selalu ingin hadir dan berada di tengah-tengah masyarakat. Suasana seperti ini kami buat dengan lomba karaoke, lomba paduan suara dan sebagainya, salah satunya untuk merekatkan hubungan,” ujar Musthofa di sela kegiatan.

Bacaan Lainnya

Musthofa menambahkan, kegiatan yang dikemas dalam suasana hiburan tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana menyampaikan edukasi kepada masyarakat. Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah literasi keuangan.

Ia menyampaikan bahwa edukasi mengenai pengelolaan dan pemanfaatan layanan keuangan terus didorong melalui kerja sama dengan sejumlah mitra, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Masyarakat, lanjutnya, perlu memahami risiko layanan keuangan, terutama agar tidak terjerat pinjaman daring ilegal.

“Boleh memanfaatkan pinjaman apabila memang ada kebutuhan mendesak, tetapi jangan sampai terjebak pinjaman online ilegal. Kalau untuk usaha, gunakan untuk kepentingan yang benar dan produktif,” jelasnya.

Menurut Musthofa, guru PAUD yang hadir dalam kegiatan tersebut memiliki posisi strategis untuk meneruskan informasi dan edukasi yang diterima kepada masyarakat di lingkungan masing-masing.

“Kalau kesadaran ini tumbuh dari paling bawah, insyaallah akan baik. Mereka ini tenaga pendidik pemula yang bisa menjadi juru bicara yang hebat di masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti semakin luasnya pilihan masyarakat dalam memperoleh akses pembiayaan. Saat ini, pembiayaan dapat diperoleh melalui berbagai lembaga keuangan, mulai dari bank umum hingga Bank Perekonomian Rakyat (BPR), termasuk untuk mendukung kebutuhan usaha.

Karena itu, Musthofa menilai kolaborasi berbagai pihak menjadi penting agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang memadai mengenai layanan keuangan sekaligus dapat mengakses pembiayaan secara aman dan sesuai kebutuhan.

Sinergi tersebut dinilai perlu melibatkan pemerintah daerah, lembaga perbankan, OJK, media, serta masyarakat.

Di akhir perlombaan, panitia memberikan trofi dan uang pembinaan kepada para pemenang. Total hadiah yang disediakan mencapai Rp 17 juta.

Khusus pemenang lomba paduan suara, terdapat apresiasi tambahan berupa kesempatan untuk tampil dalam upacara kenegaraan di Pendopo Kabupaten Kudus pada 17 Agustus 2026.