Sam’ani Kecam Dugaan Pemerasan PKL oleh Oknum Ormas: Tak Ada Tempat bagi Premanisme di Kudus

Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Aksi premanisme yang diduga dilakukan oleh oknum organisasi masyarakat (ormas) terhadap seorang pedagang kaki lima (PKL) di Kabupaten Kudus menuai sorotan tajam dari berbagai pihak.

Insiden tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidup dari aktivitas berdagang di ruang publik.

Menanggapi kejadian itu, Bupati Kudus, Samani Intakoris akhirnya buka suara. Ia mengecam keras tindakan yang diduga menindas PKL dan menegaskan bahwa perilaku semacam itu tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.

Bacaan Lainnya

Menurut Samani, setiap tindakan melanggar hukum akan berujung pada proses hukum oleh aparat penegak hukum (APH). Ia menekankan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum, meskipun memiliki dukungan dari kelompok tertentu.

“Kalau pemerasan PKL, siapapun yang berbuat tidak benar pasti akan berurusan dengan APH. Jadi punya dukungan apapun, siapapun yang bersalah ya pasti ada konsekuensinya dengan pihak wajib,” terangnya, Kamis, 16 April 2026.

Lebih lanjut, Samani menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memberikan ruang bagi praktik premanisme untuk berkembang di Kota Kretek.