Samani Intakoris Hadiri Panggilan Bawaslu Kudus, Klarifikasi Terkait Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye

Calon Bupati Kudus, Samani Intakoris didampingi tim kuasa hukumnya saat menghadiri panggilan Bawaslu Kudus terkait dugaan laporan pelanggaran kampanye yang dilakukannya, Senin, 14 Oktober 2024. (Nila/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Calon Bupati Kabupaten Kudus nomor urut 01, Samani Intakoris menghadiri panggilan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kudus terkait laporan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukannya, Senin, 14 Oktober 2024.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kampanye yang dilakukan Samani di tempat yang dilarang yakni di Alun-alun Simpang 7 Kudus bertepatan dengan adanya kegiatan Muria Summer Festival UMKM dan Expo yang di danai APBD sebagai rangkaian Hari Jadi Kota Kudus ke-475.

Adapun laporan yang dimaksud disampaikan oleh seorang warga Desa Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus bernama Agung Imam Santoso didampingi kuasa hukum pasangan calon bupati dan wakil bupati Kudus nomor urut 02 (Hartopo-Mawahib) pada Rabu, 9 Oktober 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

Hadir sebagai terlapor, Samani didampingi kuasa hukumnya sampai di Kantor Bawaslu Kudus sekitar pukul 12.45 WIB. Sampai dengan pukul 13.55 WIB, Samani menyampaikan klarifikasinya terkait laporan tersebut kepada komisioner Bawaslu Kudus.

“Total ada sekitar 20 pertanyaan dari Bawaslu, kami jawab dengan jujur apa adanya,” ungkap calon bupati Kudus yang sering disapa Sam tersebut usai menyampaikan klarifikasinya ke Bawaslu.

Pihaknya melanjutkan, pertanyaan yang diajukan Bawaslu terkait apa yang dilakukan Sam saat makan di sebuah angkringan di sisi Timur Laut Alun-alun Simpang 7 Kudus.

Ditanya apakah saat itu dirinya sedang kampanye, Sam mengaku bahwa dirinya hanya makan, tidak ada kegiatan kampanye apapun.

“Kampanye? Kelihatannya gak ada. Saya makan-makan saja. Waktu itu saya mau makan di lodeh Pejagan, terus saya lewat ada angkringan di situ (Timur Laut Alun-alun), di situ saya diundang, terus saya turun,” cerita Sam kepada awak media.

Menanggapi adanya laporan dugaan pelanggaran kampanye yang ditujukan padanya, Sam menilai bahwa hal itu merupakan pembelajaran untuknya dan semua tim pendukungnya untuk lebih berhati-hati lagi ke depannya.