Samani-Bellinda Kenalkan Kartu Kudus Inklusif dan Kartu Guru Sejahtera, Berikut Manfaatnya

Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kudus, Samani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton menunjukkan dua kartu yang menjadi salah satu program prioritas mereka, yaitu Kartu Kudus Inklusif dan Kartu Kudus Sejahtera usai debat pertama pada Kamis, 24 Oktober 2024 malam. (ZONANEWS.ID)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Dalam debat publik pertama pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Kabupaten Kudus Pilkada serentak tahun 2024 yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU), paslon nomor urut 01, Samani Intakoris dan Bellinda Putri Sabrina Birton memperkenalkan dua kartu sakti.

Kartu-kartu itu terdiri atas Kartu Kudus Inklusif dan Kartu Guru Sejahtera yang menjadi salah satu program unggulan mereka saat terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kudus periode 2024-2029 mendatang.

Calon Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton menyampaikan, Kartu Kudus Inklusif hadir sebagai bentuk kepeduliannya bersama Samani Intakoris kepada kaum rentan di Kabupaten Kudus termasuk untuk penyandang disabilitas.

Bacaan Lainnya

“Di mana kartu ini memudahkan untuk kaum rentan termasuk disabilitas agar memudahkan akses dalam mendapatkan pendidikan, pekerjaan, dan akses dalam mendapatkan kesehatan,” ujar Bellinda dalam debat publik pertama dengan tema Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Potensi Daerah pada Kamis, 24 Oktober 2024 malam.

Kemudian, Bellinda Birton juga mengenalkan Kartu Guru Sejahtera yang diperuntukkan bagi guru swasta yang ada di Kabupaten Kudus agar mempermudah mendapatkan honor.

Program itu muncul setelah Bellinda mengobrol dengan salah satu guru swasta di Kudus yang mendapatkan honor sekitar Rp 300 ribu setiap bulan, yang mana jumlah tersebut di bawah indeks garis kemiskinan Kabupaten Kudus sekitar Rp 520 ribu.

“Ini bukan tentang SDM guru tetapi berkaitan dengan kesejahteraannya, karena saya kira dari kesejahteraan guru maka menimbulkan kualitas guru yang baik, di mana guru itu sebagai ujung tombak mencerdaskan anak-anak bangsa,” terangnya.

“Jadi kami mempunyai program mengembalikan honor kesejahteraan guru swasta sebesar 1 juta rupiah per bulan. Di sini kami mempunyai Kartu Guru Sejahtera yang diperuntukkan bagi guru swasta agar mempermudah mendapatkan honor,” jelas Bellinda.

Melalui program Kartu Guru Sejahtera, paslon 01 memastikan, bagaimanapun nanti keadaan yang menimpa Kabupaten Kudus, mereka akan selalu memprioritaskan dan tidak menurunkan Honor Kesejahteraan Guru Swasta (HKGS). Sebab sosok guru menurut Bellinda Birton adalah orang paling berjasa melahirkan putra-putri terbaik bangsa.

Dalam sesi wawancara dengan awak media usai debat, paslon 01 menjelaskan bahwa dengan hadirnya Kartu Guru Sejahtera lebih memudahkan dalam mendapatkan honor.

Samani Intakoris mengatakan, dalam pemberian HKGS nantinya akan menyasar semua guru swasta yang ada di Kudus, dengan nominal sama yaitu Rp 1 juta per bulan tanpa terkecuali.

“Semua minimal 1 juta rupiah setiap bulan, kami akan verifikasi lebih baik, lebih dalam, termasuk kami membuat aplikasi dan Kartu Guru Sejahtera,” ujarnya.

Dalam pembuatan aplikasi itu pun, nanti akan dilakukan pendataan mendetail terkait informasi umum penerima HKGS, seperti nama, alamat, hingga NIK.