Program latihan lintas cabang olahraga turut dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi persaingan di tingkat Jawa Tengah.
Performa Pipik dalam sejumlah pertandingan sebelumnya menjadi salah satu alasan KBI Kudus optimistis. Ia tercatat berhasil meraih medali emas dalam ajang Kudus Wani Tanding (KWT) X Shaduk Jotosh yang berlangsung di GOR Kudus.
Pada pertandingan tersebut, Pipik juga berhadapan dengan atlet Porprov asal Kabupaten Jepara. Ia mampu memenangkan laga tersebut sehingga menjadi tambahan modal kepercayaan diri sebelum tampil di Porprov Jateng 2026.
Meski demikian, persiapan menuju Porprov sempat menghadapi kendala. Pipik dan pelatihnya sempat mengalami cedera dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi tersebut membuat program latihan harus disesuaikan dengan proses pemulihan.
Kini kondisi Pipik telah kembali membaik. Ia pun kembali fokus menjalani program latihan untuk menjaga kebugaran, mempertajam teknik dan mempersiapkan mental bertanding.
Dengan hanya mengirimkan satu atlet, KBI Kudus memusatkan seluruh persiapan kepada Pipik. Target yang dipasang pun cukup tinggi, yakni satu atlet mampu mempersembahkan satu medali emas bagi Kabupaten Kudus.
Alun berharap Pipik mampu memanfaatkan seluruh pengalaman dan hasil latihan yang telah dijalani untuk tampil maksimal di arena Porprov.
“Target kami satu atlet satu emas. Semoga Pipik bisa memberikan yang terbaik dan membawa pulang emas untuk Kudus,” pungkasnya.***
