Ratusan Warga Bersihkan Kali Sili Kudus, Pemkab Dorong Penataan Jadi Ruang Publik

Upaya menghidupkan kembali fungsi sungai sekaligus menciptakan lingkungan yang bersih dilakukan melalui aksi gotong royong di Kali Sili, Kelurahan Kajeksan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus. (Foto: Istimewa)

“Rencananya, sepanjang Kali Sili ini akan ditata. Nanti kalau sudah ada tamannya, bisa ada kedai kopi dan UMKM juga berjalan,” katanya.

Menurut Sam’ani, peluang tersebut harus dimanfaatkan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dan keberanian berwirausaha. Ia mendorong pemuda agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu menciptakan peluang ekonomi secara mandiri.

“Anak muda jangan hanya bergerak untuk kegiatan sosial, tetapi juga harus berani berkarya dan membangun usaha. Jangan menganggap jualan itu sesuatu yang biasa. Itu langkah bagus untuk belajar bekerja, berwirausaha, dan mendapatkan penghasilan,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, kegiatan pembersihan sungai juga menjadi langkah untuk mengurangi potensi banjir, terutama menjelang musim hujan. Pemerintah daerah terus melakukan pemeliharaan sungai melalui kegiatan pembersihan dan normalisasi agar aliran air tetap berfungsi dengan baik.

“Ini juga dalam rangka mengantisipasi banjir pada musim hujan. Pemerintah melalui DPUPR terus melakukan upaya pembersihan dan normalisasi sungai,” tambahnya.

Sam’ani turut mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut, termasuk ibu-ibu PKK yang ikut mendukung dengan menyiapkan konsumsi bagi peserta. Ia menilai kekompakan seluruh elemen menjadi faktor utama keberhasilan penataan lingkungan.

“Kalau Kajeksan ini bisa ditata dengan baik, insyaallah dapat menjadi contoh yang baik bagi kawasan perkotaan. Kuncinya, semua pihak harus kompak dan memiliki kepedulian yang sama,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kudus Harry Wibowo mengatakan, pihaknya memberikan dukungan berupa tenaga dan peralatan untuk mempercepat proses pembersihan Kali Sili.

Dalam kegiatan tersebut, DPUPR mengerahkan puluhan personel serta satu unit alat berat ekskavator untuk membantu membersihkan material yang menumpuk di kawasan sungai.

“Pada kegiatan bersih-bersih Kali Sili ini, kami menurunkan puluhan pekerja kami serta satu unit alat berat ekskavator,” jelas Harry.

Selain itu, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kabupaten Kudus turut menyediakan tiga unit truk pengangkut sampah. Armada tersebut digunakan untuk mengangkut sampah hasil kerja bakti agar tidak kembali mencemari lingkungan.***