“Kegiatan ini sebetulnya tidak sekedar lomba, tapi untuk membentuk karakter anak, untuk yang betul- betul mencari yang terbaik. Menang kalah sudah biasa dalam lomba, yang kalah juga harus belajar menerima kekalahan,” terangnya.
Sementara itu, Guru PAI SMPN 1 Kudus, Salvi Immawan mengungkapkan bahwa pada tahun ini, sekolah setempat mengirim puluhan kafilah untuk mengikuti empat cabang lomba. Yakni, cabang lomba rebana, cerdas cermat islami, kaligrafi dan pidato.
“Kita memaksimalkan potensi yang ada, jadi hanya mengirim untuk empat cabang lomba. Target kami, keempatnya mendapatkan juara,” kata Salvi.
Khusus untuk lomba rebana, Salvi menerangkan bahwa ada 17 siswa yang ditampilkan mewakili tim rebana SMPN 1 Kudus. Mereka membawa lagu berjudul Raqqat Aina, dengan menambah sentuhan alat music modern dalam iringan lagunya.
“Rebana tahun lalu kita juara 1 dan mewakili Kudus ke lomba MAPSI tingkat Provinsi Jawa Tengah. Harapannya, tahun ini juga bisa kembali meraih juara,” tukasnya. ***
