KUDUS, ZONANEWS.ID – Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertanpang) Kabupaten Kudus menyebut ketersediaan pakan ruminansia atau hewan pemamah biak, baik ternak besar maupu kecil, pada musim kemarau dinilai cukup.
Diketahui, sejumlah wilayah di Indonesia saat ini masih mengalami musim kemarau termasuk Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jawa Tengah bahkan mengungkapkan bahwa bulan Agustus menjadi puncak musim kemarau.
Kondisi tersebut yang kemudian dikhawatirkan akan menyebabkan kelangkaan pakan ternak oleh para peternak. Dikhawatirkan dengan adanya musim kemarau ketersediaan pakan ternak sulit didapatkan.
Tetapi saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Peternakan pada Dispertanpang Kudus Agus Setiawan mengatakan bahwa terkait persediaan pakan ruminansia ternak besar seperti sapi, kerbau, dan kuda, dinilai relatif cukup.
Agus menerangkan bahwa kondisi belakangan ini bertepatan dengan masa panen tebu. Sehingga, para peternak bisa memanfaatkan pucuk tebu sebagai pakan hewan ternaknya masing-masing.
“Hal demikian terjadi karena bersamaan dengan masa panen tebu, sehingga bisa memanfaatkan pucuk tebu,” kata Agus saat dihubungi zonanews.id, 8 Agustus 2022.
Agus juga menyarankan, bila para peternak kesulitan mendapatkan pakan saat musim kemarau, mereka bisa memanfaatkan ampas tahu sebagai alternative pengganti rumput maupun dedaunan.
“Ampas tahu tersebut berfungsi sebagai konsentrat terutama yang pemeliharaan untuk penggemukan,” ujarnya.
